Kepadatan arus kendaraan terjadi di Jalur Ciperna, Kabupaten Cirebon, pada Rabu siang. Kendaraan wisatawan yang hendak menuju sejumlah lokasi wisata dan kuliner hanya bisa bergerak merayap dari arah Cirebon, Kuningan, maupun dari Exit Tol Ciperna. Untuk mengurai kepadatan yang mengular, petugas kepolisian memberlakukan sistem buka tutup arus.
Kepadatan ini terjadi di Jalur Ciperna yang mengarah ke Kabupaten Kuningan. Kendaraan yang datang dari Cirebon, Kuningan, maupun dari Exit Tol Ciperna hanya bisa bergerak dengan kecepatan sekitar 10 km/jam. Bahkan, sesekali arus kendaraan terhenti akibat pengendara yang menyalip secara zig-zag karena tak sabar menghadapi antrean.
Pada H+1 Lebaran ini, banyak warga yang memanfaatkan waktu untuk berwisata ke Kuningan maupun kawasan Ciperna. Hal ini terlihat dari membludaknya volume kendaraan di jalur tersebut, hingga menyebabkan antrean panjang di tiga jalur. Bahkan, arus kendaraan terus mengalami peningkatan signifikan.
Baca Juga:Wisata Cikuya Belawa Masih Jadi Favorit Habiskan Waktu Libur Lebaran – VideoPokdarwis Desa Belawa Minta Pemerintah Perbaiki Akses Jalan – Video
Sementara itu, untuk mengurai kepadatan, petugas Satlantas Polresta Cirebon memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup di titik-titik yang mengalami penumpukan. Petugas memprioritaskan kendaraan dari arah Cirebon menuju Kuningan serta Exit Tol Ciperna yang mengalami antrean panjang. Upaya ini mampu mengendalikan laju kendaraan agar tetap berjalan meskipun dengan kecepatan rendah.
Diperkirakan lonjakan volume kendaraan masih akan terus terjadi, baik dari Cirebon menuju Kuningan maupun sebaliknya.