Prabowo: Potensi Zakat di Indonesia Capai Rp 327 Triliun, Tapi Realisasinya Masih Jauh

foto
(Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kalau potensi penerimaan zakat di Indonesia sebenarnya bisa mencapai Rp 327 triliun. Tapi sayangnya, yang benar-benar terkumpul sejauh ini baru sekitar Rp 41 triliun.

Padahal, kalau seluruh potensi zakat itu bisa terkumpul, masalah kemiskinan di Indonesia bisa langsung diberesin. Prabowo bahkan menyebut kalau hanya dengan Rp 30 triliun saja, kemiskinan ekstrem di Indonesia bisa teratasi.

“Saudara-saudara sekalian, tadi dilaporkan (Ketua Badan Amil Zakat Nasional Noor Achmad) bahwa potensi kita masih banyak sangat besar yaitu Rp 327 Triliun, penerimaan tahun ini Rp 41 Triliun. Dalam perhitungan kita, kita dapat menghilangkan kemiskinan absolut hanya dengan sekitar Rp 30 triliun,” kata Prabowo saat memberi sambutan di Istana Negara, Kamis (27/3/2025).

Baca Juga:Samsung & Xiaomi Kolaborasi Heboh? Mobil Listrik Canggih Bakal Lahir!Lezaattt! Resep Kastengel Keju yang Renyah dan Gurih Buat Lebaran, Yuk Coba!

Peran Penting Baznas dalam Penghapusan Kemiskinan

Prabowo juga menegaskan kalau Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) punya peran besar dalam mengurangi kemiskinan di Indonesia.

Menurutnya, zakat bukan cuma soal berbagi, tapi juga bagian dari rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan. Dengan berzakat, seseorang bisa membantu kaum dhuafa, meringankan beban hidup mereka, sekaligus menghindarkan diri dari sifat kikir.

“Dengan berzakat kita akan memperdalam rasa syukur dan terimakasih kita kepada Allah atas segala karunia yang telah diberikan kepada kita. Dengan berzakat kita dapat berbagi dengan sesama, kita dapat menolong kaum dhuafa, meringankan beban hidup mereka, dan juga menghindarkan hidup dari sifat kikir,,” ujar Prabowo.

Realisasi Zakat di Indonesia Terus Meningkat

Ketua Baznas, Noor Achmad, juga melaporkan bahwa penerimaan zakat di Indonesia terus naik sekitar 30-40% setiap tahun.

“Baznas setiap tahun itu rata-rata naik 30%-40% se-Indonesia, bahkan di Papua kemarin kami mendapatkan laporan ada satu daerah yang naiknya 60%,” jelasnya.

Noor Achmad juga mengungkapkan kalau Baznas Pusat di Jakarta berhasil mengumpulkan Rp 1,2 triliun tahun ini. Angka ini naik pesat dibanding tahun-tahun sebelumnya:

2021: Rp 500 miliar

2022: Rp 634 miliar

2023: Rp 882 miliar

2024: Rp 1,2 triliun

Untuk tahun 2025, Baznas menargetkan bisa mengumpulkan Rp 1,35 triliun.

“Insya Allah, tahun ini kami targetkan Rp 1,35 triliun,” kata Noor Achmad.

0 Komentar