Lebih Praktis, Apakah Sayuran Frozen Tetap Menyehatkan?

Sayuran
alodokter.com
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Ternyata saat ini sayuran beku menjadi tren. Cara penyimpanannya dinilai lebih praktis karena membuat sayuran memiliki umur yang lebih panjang dan selalu segar meski sudah lama disimpan. Tapi, apakah sayuran beku ini sama-sama menyehatkan seperti sayuran fresh?

Sayuran yang Dibekukan

Sayuran biasanya dibekukan setelah panen untuk mempertahankan nilai gizi dan nutrisi yang terkandung di dalamnya. Ada di dalam sebuah studi yang dilakukan, sayuran yang dibekukan hingga dua bulan lamanya tidak secara signifikan mengubah kandungan phytochemical di dalamnya. Phytochemical ini adalah istilah nutrisi yang ditemukan pada makanan nabati dengan kandungan antioksidan, karotenoid, antosianin, dan polifenol.

Walaupun tidak mengubah kandungan phytochemical secara signifikan, namun proses pembekuannya sendiri bisa memengaruhi nilai gizi dan nutrisi pada jenis sayuran tertentu, misalnya brokoli. Kandungan vitamin B2 yang ada pada brokoli beku ini dinilai lebih tinggi dibanding dengan brokoli segar. Sementara untuk kacang polong, kandungan vitamin di dalamnya akan lebih rendah jika dibekukan dibanding dengan kacang polong segar.

Baca Juga:Gak Banyak yang Tahu, Manfaat Buah Bit untuk Ibu Hamil dan Janin3 Pilihan Jus yang Mampu Menurunkan Gula Darah

Sementara itu untuk wortel, kacang polong, dan bayam yang dibekukan memiliki kandungan beta karoten yang lebih rendah dibanding dalam keadaan yang segar. Dari studi yang dilakukan, sayur kangkung beku memiliki tingkat antioksidan yang tinggi dibanding dengan kangkung segar. Hal yang sama berlaku untuk beberapa jenis sayuran tertentu.

Apakah Ada Manfaatnya?

Sayuran beku akhir-akhir ini banyak diminati karena lebih praktis untuk disimpan, karena cenderung memiliki umur yang lebih lama. Menambahkan sayuran beku ke dalam makanan merupakan cara sederhana untuk meningkatkan asupan nutrisi penting, seperti serat, antioksidan, vitamin, dan mineral. Dengan cara meningkatkan asupan sayuran, maka risiko mengalami penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung, kanker, serta diabetes tipe 2 akan lebih rendah.

Walaupun ada beberapa jenis sayur yang dibekukan memiliki penurunan kandungan baik di dalamnya, sebagian besar sayuran beku mampu mempertahankan nilai gizi dan nutrisi di dalamnya. Bukan masalah pembekuannya saja yang mampu menurunkan kualitas baik di dalamnya, tapi juga proses memasak dan penambahan bumbu dalam masakan.

Mengolah sayur dengan cara direbus dengan suhu tinggi dan dalam jangka waktu yang lama, dapat menghilangkan 50 persen nutrisi di dalamnya. Pasalnya, beberapa jenis sayuran memiliki vitamin yang larut dalam air, sehingga sebaiknya jangan diolah dengan merebusnya. Jika ingin merebusnya, usahakan untuk tidak terlalu lama dan jangan dalam suhu yang tinggi.

***

0 Komentar