Hindari Kebiasaan Buruk ini! Ketahui Bahaya Tidur Setelah Sahur

Tidur
halodoc.com
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Mungkin banyak dari kamu yang sering melanjutkan tidur setelah sahur. Tapi ternyata ada beberapa masalah kesehatan jika kamu langsung berbaring dan tidur setelah sahur, hingga bisa memicu heartburn. Untuk mencegah mengantuk setelah sahur, pastikan kamu tidur cukup di malam hari, makan-makanan sehat saat sahur, dan melakukan aktivitas ringan setelah sahur.

DI saat menjalani ibadah puasa semala bulan Ramadan, sahur menjadi rutinitas penting. Sahur diperlukan supaya menjalani lebih kuat. Meski begitu, bukan berarti kita harus makan dalam porsi besar ketika sahur. Agar kuat berpuasa, kita perlu sahur dengan porsi yang tepat dan nutrisi seimbang. Selain itu, ada pula kebiasaan buruk yang harus dihindari setelah sahur.

Masalah Kesehatan tidur Setelah Sahur

1. Kenaikan Berat Badan

Tidur setelah makan ternyata dapat memicu kegemukan, hal ini memang bukan sekadar mitos. Tidur setelah sahur juga bisa menghambat proses pencernaan makanan. Kalori dari makanan yang seharusnya dibakar, justru dibiarkan menumpuk di dalam tubuh. Perut akan terasa begah, membuncit, dan menyebabkan berat badan terus naik saat puasa Ramadan.

Baca Juga:Resep Dimsum Mentai Ala Restoran Bisa Bikin di RumahLebih Baik Dari Telur Biasa? Berikut Manfaat Telur Omega Bagi Kesehatan

2. GERD

Ada beberapa ahli menyebutkan, langsung tidur setelah sahur dapat menimbulkan terjadinya berbagai gangguan saluran cerna, seperti nyeri ulu hati dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). GERD adalah kondisi saat asam lambung naik hingga ke tenggorokan dan dapat menimbulkan rasa terbakar di dada. Faktanya, jika tidur setelah sahur membuat sistem pencernaan sulit bekerja. Asam lambung akan bergejolak dan membuat ulu hati terasa nyeri. Langsung tidur setelah sahur justru bikin sakit perut dan bisa mengganggu ibadah puasa.

3. Sembelit

Mungkin butuh waktu dua jam untuk tubuh mencerna makanan sehingga lambung menjadi kosong. Sisa makanan akan berpindah ke usus untuk dipadatkan menjadi feses. Tetai, tidur setelah sahur juga bisa melambatkan proses pencernaan sehingga makanan akan terlalu lama dalam perut.

Adanya timbunan makanan d dalam perut yang tidak kunjung dicerna bisa menyebabkan gangguan pencernaan seperti sembelit. Ini karena usus akan menyerap banyak cairan dari feses sehingga membuat feses jadi kering dan padat. Maka, butuh usaha keras untuk mengeluarkannya dari dalam tubuh. Risiko sembelit selama bulan puasa akan jadi lebih besar karena umumnya tubuh kurang mendapatkan cairan dari biasanya.

***

0 Komentar