Panen Melon Hidroponik – Video

Panen Melon Hidroponik
0 Komentar

Warga Leuwimunding, Majalengka, berhasil membudidayakan melon Inthanon secara hidroponik di lahan kosong sekitar pekarangan rumah, bahkan menghasilkan lebih dari satu ton melon dalam sekali panen. Namun, hasil panen perdana ini belum dipasarkan dan hanya dibagikan kepada warga sekitar.

Nani Sumarni, warga Desa Mirat, Kecamatan Leuwimunding, Majalengka, berhasil membudidayakan melon Inthanon atau melon Jepang dengan metode hidroponik di lahan seluas satu hektare. Ia berhasil menanam ratusan batang melon dan memanen lebih dari satu ton buah melon.

Pada panen perdana, Nani memilih untuk tidak langsung menjual buah melon yang dipanennya. Sebagai bentuk rasa syukur, ia membagikan hasil panen kepada warga sekitar.

Baca Juga:Pelaku Pencabulan Ditampilkan Ke Publik Dalam Ekspos – VideoPulang Retreat, Bupati Kuningan Pantau Peristiwa Sepekan – Video

Buah melon ini tidak hanya bisa dimakan langsung, tetapi juga bisa dijadikan campuran es buah atau es serut. Jika disimpan terlebih dahulu setelah dipanen, rasanya menjadi lebih manis dan enak, sehingga cocok untuk berbuka puasa.

Sementara itu, harga melon Inthanon di pasaran sekitar 35 ribu rupiah per kilogram. Namun, pada panen perdana ini, Nani sengaja tidak menjualnya, melainkan membagikannya sebagai bentuk rasa syukur atas hasil yang melimpah.

0 Komentar