Papeda, jajanan tradisional khas Indonesia, hingga kini masih diminati oleh masyarakat, termasuk di Kota Cirebon. Terbuat dari sagu yang dimasak hingga bertekstur lengket, papeda disajikan dengan bumbu kaya rempah yang menciptakan cita rasa khas dan memanjakan lidah.
Di Alun-Alun Sangkala Buana, Kota Cirebon, Minggu pagi, papeda kembali memikat selera masyarakat. Jajanan yang satu ini tetap eksis berkat usaha para pedagang lokal yang terus memperkenalkannya di berbagai daerah.
Salah seorang pedagang papeda, Wardi, mengungkapkan bahwa ia telah menjual jajanan ini selama kurang lebih empat tahun terakhir. “Saya selalu berusaha menjaga cita rasa autentik dari papeda ini,” ujarnya.
Baca Juga:Terkendala Jamban Liar Dan Perilaku Bab Sembarangan – VideoPeningkatan Saluran Irigasi Desa Pakusamben – Video
Dengan tekstur yang lembut dan bumbu rempah yang khas, papeda menawarkan cita rasa unik yang sulit dilupakan. Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari Rp1.000 per satuan, menjadikannya pilihan favorit berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran.
Para pedagang papeda berharap bahwa kuliner tradisional ini tidak hanya menjadi sekadar jajanan, tetapi juga cerminan budaya dan identitas masyarakat Indonesia. Mereka optimis, papeda akan terus lestari dan semakin dikenal serta dicintai oleh masyarakat dari berbagai daerah.