RADARCIREBON.TV- Sakit pada tenggorokan saat menelan makanan bisa saja tanda dari salah satu penyakit. Hal ini tentunya bisa membuat kamu merasa sangat tidak nyaman. Maka dari itu, kamu harus tahu apa saja penyebab sakit tenggorokan saat menelan.
Sebetulnya rasa sakit saat menelan merupakan gejala ringan yang bisa saja hilang. Namun, ada kalanya tenggorokan sakit saat menelan bisa menandakan sejumlah gangguan kesehatan. Hal tersebut bisa terjadi karena infeksi di bagian tenggorokan, atau adanya reaksi alergi di jalur menelan.
Penyebab Sakit Menelan
1. Amandel
Radang amandel juga bisa menjadi salah satu penyebab tenggorokan sakit saat menelan berikutnya. Amandel ini merupakan dua kelenjar getah bening yang terletak di setiap sisi bagian belakangan tenggorokan, seharusnya bertugas membantu mencegah infeksi masuk ke dalam tubuh.
Baca Juga:5 Penyebab Sakit saat Menelan yang Harus Kamu Tangani dan WaspadaiKanker Bisa Mengintai Kamu! 5 Faktor Penyebab Tenggorokan Sakit Disaat Menelan
Radang amandel disebabkan oleh bakteri dan berbagai virus yang bisa menular. Walaupun bisa terjadi pada semua usia, penyakit ini paling banyak terjadi pada anak-anak. Apabial tidak segera kamu obati, maka kondisi ini bisa mengakibatkan komplikasi serius. Gejalanya antara lain demam, sakit tenggorokan, dan amandel terlihat membengkak dan merah.
2. Difteri
Kemudian penyebab tenggorokan sakit saat menelan juga bisa disebabkan oleh difteri. Difteri disebabkan karena infeksi bakteri yang bisa berakibat serius, yaitu Corynebacterium diphtheriae. Racun dari bakteri difteri bisa memengaruhi selaput lendir hidung dan tenggorokan dengan membentuk selaput putih baru yang tebal di atas permukaan dalam hidung, tenggorokan, lidah, dan saluran pernapasan lain.
Gejala penyakit ini seperti menggigil, demam, munculnya bercak tebal abu-abu di amandel serta tenggorokan, pembengkakan kelenjar di leher, batuk seperti menggonggong, kulit kebiruan, sakit tenggorokan, rasa tidak nyaman dan mulut terus mengeluarkan air liur.
3. Asam Lambung
Siapa sangka ternyata asam lambung juga bisa menyebabkan sakit tenggorokan. Hal ini bisa terjadi karena asam lambung yang mengalir naik kembali bahkan hingga ke esofagus (kerongkongan). Kemudian cairan lambung yang bersifat asam akan menimbulkan iritasi dinding esofagus, sehingga menyebabkan nyeri saat menelan.
Bahkan penyakit asam lambung kronis ini juga bisa menimbulkan gangguan pernapasan. Naiknya asam lambung dapat disebabkan oleh stres, obesitas, mengonsumsi makanan pemicu asam lambung seperti soda dan hiatal hernia (kelainan selaput diafragma yang membatasi rongga dada dan rongga perut).
***