RADARCIREBON.TV- Tonka bean, atau biji tonka, merupakan salah satu bahan baku parfum yang terkenal karena aroma hangat dan tahan lamanya.
Asal-usulnya dapat ditelusuri ke kawasan tropis Amerika Selatan, terutama di Venezuela dan Brasil, tempat pohon Dipteryx odorata, sumber biji tonka, tumbuh subur.
Pohon ini menghasilkan biji hitam yang di dalamnya mengandung coumarin, senyawa alami yang menjadi kunci dari aroma tonka.
Baca Juga:Sandalwood Itu Apa? Mengenal Karakteristik Bahan Parfum Tahan Lama Zaman Mesir KunoTerunik! Mengenal Vertiver Grass, Asal-Usul dan Karakteristik Bahan Wangi Parfum Super Kalem
Sejak dahulu, biji tonka telah digunakan dalam berbagai tradisi, tidak hanya sebagai bahan wewangian, tetapi juga dalam pengobatan tradisional dan upacara spiritual oleh suku-suku asli Amerika Selatan.
Di dunia parfum, tonka bean dikenal sejak abad ke-19, ketika para pembuat parfum Eropa mulai memperkenalkannya sebagai bahan dasar untuk menciptakan aroma yang hangat, manis, dan sensual.
Tonka bean memiliki karakteristik aroma yang kompleks dan kaya.
Aroma utamanya sering digambarkan sebagai kombinasi antara vanila, almond, kayu manis, dan cendana.
Ada juga sentuhan aroma manis yang khas seperti madu atau karamel, yang membuatnya cocok sebagai bahan dasar parfum yang berorientasi oriental atau gourmand.
Dalam parfum, tonka bean sering digunakan dalam basis atau middle note, berperan untuk memberikan kehangatan dan kedalaman pada komposisi wewangian.
Keunggulan utama dari tonka bean sebagai bahan parfum terletak pada kemampuan aroma coumarin-nya untuk bertahan lama di kulit.
Senyawa ini memiliki daya tahan yang kuat, sehingga parfum yang mengandung tonka bean cenderung lebih tahan lama dibandingkan dengan parfum yang menggunakan bahan lain.
Baca Juga:Asal-Usul dan Karakteristik Patchouli, Bahan Parfum Tahan Lama yang Banyak Dipakai untuk Wangi Segala Gender10 Bahan Parfum Tahan Lama Langganan Para Peracik Dunia, para 'Nose' Wajib Tahu!
Selain itu, sifatnya yang multifungsi membuatnya dapat dipadukan dengan berbagai bahan lain, seperti amber, musk, atau tembakau, sehingga menghasilkan aroma yang kompleks dan berlapis.
Tonka bean juga memiliki konotasi kehangatan dan kenyamanan, membuatnya sering digunakan dalam parfum yang cocok untuk musim dingin atau acara malam hari.
Aromanya yang menggoda dan sensual juga menjadikannya favorit dalam parfum pria dan wanita yang menginginkan nuansa elegan dan memikat.
Dalam industri parfum modern, tonka bean terus menjadi bahan yang dicari karena karakternya yang unik dan daya tahannya yang luar biasa.
Ini adalah contoh sempurna bagaimana bahan alami dari alam tropis dapat memberikan dampak yang besar dalam menciptakan parfum berkualitas tinggi yang meninggalkan kesan mendalam.