15 Istilah dalam Industri Parfum Terpopuler- para Nose Wajib Tahu dan Pahami Ini

15 istilah dalam industri parfum
15 istilah dalam industri parfum/ pixabay
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Menjajal profesi peracik parfum atau nose saat ini terbuka lebar, mengingat pekerjaan ini masih awam di Indonesia.

Nah sebelum kamu melamar sebagai nose, perlu tahu mengenai beberapa istilah yang kerap dipakai di industri parfum.

Dalam dunia parfum, ada banyak istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai aspek, mulai dari komposisi hingga pengalaman mencium parfum.

Baca Juga:Definisi Wangi Bumi: Cedarwood dalam Bahan Parfum Tahan Lama, Begini Ternyata Asal-Usul dan KarakteristiknyaBergamot Parfum, Satu dari Banyak Bahan Wewangian Tahan Lama dan Populer, Ternyata Begini Asal-Usulnya

Berikut beberapa istilah dalam industri parfum yang sering ditemui:

1. Top Notes

Ini adalah aroma pertama yang tercium setelah parfum disemprotkan.

Top notes biasanya segar dan ringan, dan hanya bertahan sekitar 15-30 menit. Contoh bahan top notes termasuk citrus, lavender, dan mint.

2. Heart Notes (Middle Notes)

Heart notes muncul setelah top notes memudar dan membentuk inti dari aroma parfum.

Heart notes biasanya bertahan lebih lama, sekitar 3-4 jam, dan memberikan karakter utama dari parfum.

Contoh bahan heart notes termasuk bunga-bungaan, rempah-rempah, dan buah-buahan.

3. Base Notes

Base notes adalah lapisan terakhir dari parfum yang muncul setelah heart notes memudar.

Mereka bertahan paling lama, sering kali berjam-jam, dan memberikan kedalaman serta kehangatan pada aroma parfum. Contoh bahan base notes termasuk musk, vanilla, dan kayu cendana.

4. Sillage

Sillage mengacu pada jejak aroma yang ditinggalkan oleh parfum saat seseorang bergerak.

Baca Juga:Labdanum Adalah Resin? Bahan Parfum Terkanal Dunia, Begini Asal-Usul dan Karakteristik WanginyaWangi Maco Tonka Bean, Dari Sinilah Asal-Usul dan Karakteristik Bahan Parfum Tahan Lama Abad ke-19

Parfum dengan sillage yang baik akan menyebar ke udara dan meninggalkan kesan yang kuat, membuat orang di sekitar dapat merasakan aromanya.

5. Longevity

Istilah ini mengacu pada lamanya parfum bertahan di kulit setelah disemprotkan.

Parfum dengan longevity yang baik dapat bertahan sepanjang hari, sedangkan yang kurang mungkin hanya bertahan beberapa jam.

6. Concentration

Ini merujuk pada kekuatan atau intensitas parfum, yang biasanya diukur berdasarkan seberapa banyak minyak parfum terkandung dalam campurannya.

Jenis-jenis konsentrasi parfum meliputi:

Parfum (Extrait de Parfum): Memiliki konsentrasi minyak parfum tertinggi (20-30%) dan daya tahan yang paling lama.Eau de Parfum (EDP): Konsentrasi 15-20%, umumnya bertahan 4-5 jam.Eau de Toilette (EDT): Konsentrasi 5-15%, umumnya bertahan 2-3 jam.Eau de Cologne (EDC): Konsentrasi rendah, sekitar 2-5%, bertahan kurang dari 2 jam.

7. Accord

Accord adalah perpaduan dari beberapa bahan parfum yang menciptakan satu aroma yang harmonis dan unik.

Contohnya adalah floral accord atau woody accord, yang menggambarkan kombinasi aroma tertentu.

8. Dry Down

Dry down adalah fase akhir dari parfum setelah top dan heart notes memudar.

Pada fase ini, aroma base notes menjadi lebih jelas dan merupakan aroma yang paling lama bertahan di kulit.

9. FlankerFlanker adalah versi baru dari parfum yang sudah ada, sering kali memiliki perbedaan kecil dalam komposisi atau konsentrasi. Flanker bisa diberi nama tambahan seperti “intense,” “light,” atau “sport” untuk membedakan dari versi asli.

10. Nose (Perfumer)

Istilah ini merujuk pada ahli pembuat parfum, atau “hidung,” yang merancang komposisi parfum. Mereka adalah seniman di balik setiap aroma yang tercipta.

11. Gourmand

Istilah ini merujuk pada parfum dengan aroma yang mirip dengan makanan manis, seperti cokelat, karamel, atau vanila. Gourmand fragrance cenderung beraroma hangat dan memikat.

12. Oriental

Oriental adalah kategori parfum yang terdiri dari aroma-aroma hangat dan kaya, sering kali mengandung rempah-rempah, amber, dan bahan-bahan kayu. Parfum oriental sering dianggap sensual dan mewah.

13. Chypre

Chypre adalah kelompok parfum yang sering kali menggabungkan aroma citrus, oakmoss, dan patchouli. Parfum dalam kategori ini sering memiliki karakter berkayu dan elegan.

14. Aldehyde

Aldehyde adalah senyawa kimia yang digunakan dalam parfum untuk memberikan aroma segar dan bersih. Chanel No. 5 adalah contoh parfum terkenal yang menggunakan aldehyde.

15. Fougère

Fougère adalah keluarga parfum yang menggabungkan aroma lavender, oakmoss, dan coumarin. Parfum fougère sering kali memiliki aroma yang segar dan maskulin.

0 Komentar