Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati! Ketahui Langkah Pencegahan DBD

nyamuk
Ilustrasi Nyamuk (Pixabay)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Nyamuk merupakan salah satu serangga yang dapat menularkan penyakit berbahaya, misalnya saja demam berdarah. Dari laman World Health Organization disebutkan, demam berdarah merupakan infeksi virus yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi, terutama nyamuk Aedes aegypti .

Penyakit demam berdarah dapat ditemukan di beberapa daerah dengan iklim tropis dan subtropis yang tersebar di seluruh dunia. Saat seseorang terjangkit penyakit ini, maka penderitanya bisa memiliki gejala yang ringan bahkan tanpa gejala dan bisa membaik dalam 1-2 minggu.

Namun beberapa gejala yang mungkin terjadi pun dapat muncul, setelah 4-10 hari pasca terinfeksi. Seperti demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri otot, nyeri sendi, mual, muntah, muncul ruam, sakit di bagian belakang mata, hingga munculnya bengkak pada kelenjar.

Baca Juga:Fenomena Embun Es Muncul di BromoTidak Hanya Menambah Nafsu Makan, Ini Manfaat dari Makan Makanan Pedas

Pencegahan DBD

Agar dapat mencegah terjadinya DBD atau Demam Berdarah Dengue, maka dapat dicegah dengan beberapa langkah pencegahan yang dapat disimak sebagai berikut.

– Melakukan 3M

Upaya awal untuk mencegah terjadinya DBD yakni dengan melakukan 3M: Menguras, Menutup dan Mengubur, serta Mendaur ulang. Maksud dari menguras yakni dengan membersihkan atau menguras tempat penampungan air yang ada di rumah seperti bak mandi, toren, dan lainnya.

Kemudian menutup dan mengubur maksudnya yaitu dengan menutup genangan air dan mengubur barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Pasalnya, genangan air dan wadah bekas, dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk sehingga perlu baik genangan air dan wadah bekas perlu diperhatikan agar nyamuk tak berkembangbiak.

Lalu, mendaur ulang maksudnya yaitu menggunakan kembali barang bekas yang ada dengan cara mengolahnya menjadi sesuatu yang berguna. Bisa dibuat menjadi pot untuk tanaman ataupun kreasi lainnya yang lebih berguna daripada di buang begitu saja.

– Lakukan “Plus”

Agar langkah di atas dapat maksimal, maka langkah lain yang perlu dilakukan yakni melakukan langkah “plus”. Langkah ini merupakan langkah tambahan yang diantaranya yaitu menggunakan obat nyamuk baik berupa losion, elektrik, maupun semprot.

Saat tidur pun bisa gunakan kelambu yang bisa menutup akses nyamuk untuk menggigit saat tidur. Selain itu jika senang menanam, maka bisa menggunakan tanaman pengusir nyamuk yang bisa ditanam di pekarangan. Seperti lavender, daun mint, serat, kayu manis, bawang putih, dan berbagai jenis tanaman lainnya.

Kemudian, perhatikan juga setiap sisi di rumah, apakah ada lubang ventilasi yang perlu ditutup atau tidak. Jika ada lubang ventilasi yang besar, maka tutup dengan kawat kasa agar mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah. Lalu, usahakan agar tidak ada barang atau baju kotor yang menumpuk di dalam rumah.

0 Komentar