Asal Usul Wedang Ronde: Hangatnya Tradisi dalam Semangkuk Kenikmatan

dok.ist
Wedang Ronde. (pixabay/Edy Gunawan)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Wedang ronde adalah minuman hangat tradisional yang begitu populer di Indonesia, terutama saat musim hujan atau malam hari yang dingin. Kelezatannya berasal dari perpaduan kuah jahe yang hangat dan manis,

serta bola-bola kenyal berisi kacang yang disebut “ronde”. Selain menghangatkan tubuh, wedang ronde juga memiliki nilai historis dan budaya yang menarik.

Asal Usul Wedang Ronde

Wedang ronde sebenarnya berasal dari Tiongkok, di mana ia dikenal sebagai “tangyuan”. Minuman ini diperkenalkan ke Indonesia oleh para imigran Tionghoa dan kemudian mengalami adaptasi dengan cita rasa lokal.

Baca Juga:Dari Mana Asal Sekoteng? Yuk Cari Tau Minuman Hangat Tradisional yang Kaya Manfaat Ini!Tetap Waspada! Penyakit Parkinson pada Anak-anak: Kemungkinan Kecil, tapi Bukan Tidak Mungkin

Kata “wedang” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti minuman, sedangkan “ronde” mengacu pada bola-bola kenyal yang menjadi ciri khas minuman ini.

Kuah wedang ronde terbuat dari jahe yang direbus dengan gula merah, memberikan rasa hangat dan manis yang khas.

Jahe sendiri memiliki banyak manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meredakan mual, dan mengurangi peradangan.

Ronde, bola-bola kenyal yang menjadi ciri khas wedang ronde, biasanya terbuat dari tepung ketan yang diisi dengan kacang tanah sangrai yang dicincang halus.

Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang manis gurih membuat ronde menjadi pelengkap sempurna bagi kuah jahe yang hangat.

Selain ronde, wedang ronde juga sering ditambahkan dengan bahan-bahan lain seperti potongan roti tawar, kolang-kaling, dan kacang tanah sangrai. Kombinasi berbagai bahan ini memberikan variasi rasa dan tekstur yang menarik dalam setiap suapan.

Wedang ronde bukan hanya sekadar minuman penghangat tubuh, tetapi juga memiliki nilai budaya yang penting.

Baca Juga:Yuk Kenali Apa Itu Penyakit Parkinson, Salah Satu Gejalanya Tremor?Ini Dia! Negara Siprus: Pulau Eksotis di Persimpangan Eropa dan Asia yang diincar Hizbullah

Di beberapa daerah, wedang ronde menjadi hidangan wajib saat perayaan Cap Go Meh, sebagai simbol keberuntungan dan kebersamaan.

Menikmati Wedang Ronde

Wedang ronde dapat dengan mudah ditemukan di berbagai tempat di Indonesia, mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran. Anda juga dapat membuatnya sendiri di rumah dengan resep yang mudah ditemukan di internet.

Saat menikmati wedang ronde, jangan lupa untuk menyeruput kuahnya yang hangat dan nikmati kelembutan ronde yang lumer di mulut.

Rasakan sensasi hangat yang menyebar ke seluruh tubuh dan nikmati momen kebersamaan dengan orang-orang terdekat Anda.

0 Komentar