RADARCIREBON.TV – Menikmati teh di pagi hari menjadi hal yang rutin dilakukan oleh sebagian orang untuk memulai hari menjadi lebih semangat. Apalagi dengan aromanya yang menyegarkan, disinyalir mampu memberikan efek yang menenangkan.
Dengan beragamnya inovasi, terutama di bidang kuliner, teh berinovasi menjadi minuman yang menyegarkan dengan dicampurkan bersama susu. Minuman ini mampu menjadi jenis minuman yang menyegarkan, apalagi jika dikonsumsi dalam kondisi dingin dan ketika cuaca sedang panas.
Dengan kesegarannya ini, teh susu mampu menjadi salah satu minuman yang banyak dicari. Saking enaknya, terkadang, teh susu jadi sering dikonsumsi. Namun, apakah efeknya dari mengonsumsi teh susu terlalu sering? Berikut infonya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Baca Juga:Suka Minum Susu Sebelum Tidur? Hati-hati, Ternyata Ada EfeknyaSolusi Bagi yang Intoleransi Laktosa, Inilah Macam-macam Susu Bebas Laktosa
Efek Minum Teh Susu
Ahli Gizi dan Pendiri DtF Sonia Bakshi dikutip dari laman Hindustan Times, mengatakan jika mengonsumsi teh hitam lebih baik daripada teh susu. Teh hitam lebih ramah jantung dan bahkan dapat memberikan efek positif pada tulang.
Teh susu dibuat dari produk susu yang dapat menyebabkan kembung, gas, dan gangguan pencernaan. Sedangkan, kafein yang merupakan kandungan dalam teh dapat membuat tubuh dehidrasi dan menyebabkan sembelit.
Efek lainnya yakni terlalu banyak mengonsumsi teh susu menyebabkan ketidakseimbangan kimiawi di otak dan memicu kecemasan atau gangguan mood. Kafein dan gula yang terdapat pada teh susu juga mengakibatkan gangguan sulit tidur.
Konsumsi teh susu terlalu sering juga tak mendukung terjadinya penurunan berat badan. Hal ini lantaran jika menambahkan teh pada susu, hal ini dapat berpotensi mengurangi potensi dari manfaat teh.
Ketika teh dan susu dikombinasikan, protein dalam susu akan terikat dengan senyawa dalam teh yang bertanggung jawab untuk menurunkan berat badan. Maka, efeknya ada pada metabolisme tubuh yang akan dinetralkan dan tidak memberikan manfaat pada penurunan berat badan.
Walaupun begitu, ada sumber lain yang menyebutkan jika teh dengan kandungan tanin, memiliki sifat asam yang tidak baik bagi perut. Ketika teh dikonsumsi saat perut kosong atau berlebihan, maka tanin bisa membuat perut sakit.
Namun jika bercampur dengan susu, susu bisa menjadi penyelamat untuk mencegah dampak dari tanin. Saat susu bercampur dengan teh, tanin yang berada pada teh secara kimiawi bergabung dengan senyawa yang ditemukan dalam susu sehingga mencegah bergabung dengan lapisan perut.