Korea Selatan dikenal dengan kekayaan budaya dan kulinernya yang memukau. Salah satu makanan tradisional yang paling populer adalah kue beras atau “tteok”. Kue beras ini bukan hanya sekadar camilan, tetapi juga merupakan bagian penting dari berbagai upacara dan perayaan di Korea. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi berbagai jenis kue beras khas Korea yang tidak hanya lezat tetapi juga kaya akan makna budaya.
1. Tteokbokki
Tteokbokki adalah salah satu jenis kue beras yang paling terkenal di Korea. Terbuat dari tteok berbentuk silinder yang dimasak dalam saus gochujang pedas dan manis, tteokbokki biasanya dinikmati sebagai makanan jalanan. Rasanya yang unik dan teksturnya yang kenyal menjadikan tteokbokki favorit di kalangan semua usia.
2. Songpyeon
Songpyeon adalah kue beras yang biasanya disajikan selama perayaan Chuseok, salah satu festival terbesar di Korea. Kue ini berbentuk setengah bulan dan diisi dengan pasta kacang merah, biji-bijian, atau bahan-bahan manis lainnya. Songpyeon dibuat dengan beras ketan dan dikukus dengan daun pinus, memberikan aroma yang khas dan cita rasa yang lezat.
Baca Juga:Perjalanan Klub Sepak Bola Verona: Sejarah dan PrestasiPerjalanan Karir Ryeowook Hingga Menikah dengan Ari Eks Tahiti
3. Injeolmi
Injeolmi adalah jenis tteok yang terbuat dari beras ketan yang ditumbuk dan dilapisi dengan bubuk kacang kedelai. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dan kenyal, serta rasa yang manis dan gurih. Injeolmi sering disajikan sebagai makanan penutup atau camilan dalam berbagai acara.
4. Baekseolgi
Baekseolgi adalah kue beras putih yang sering disajikan pada acara-acara khusus seperti ulang tahun pertama bayi, pernikahan, dan upacara keagamaan. Terbuat dari tepung beras yang dikukus, baekseolgi memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang ringan. Warnanya yang putih melambangkan kemurnian dan keberuntungan.
5. Hwachae
Hwachae adalah kue beras yang biasanya disajikan dalam bentuk minuman manis. Kue beras kecil-kecil ini dicampur dengan berbagai buah-buahan segar dan disajikan dalam mangkuk besar berisi air beraroma, sering kali dengan tambahan madu atau gula. Hwachae sering dinikmati selama musim panas sebagai minuman penyegar.
6. Yaksik
Yaksik adalah kue beras manis yang dibuat dengan beras ketan, kacang, kurma, madu, dan kecap manis. Kue ini biasanya disajikan selama perayaan tahun baru lunar dan upacara keagamaan. Yaksik memiliki rasa yang kaya dan tekstur yang kenyal, menjadikannya camilan yang istimewa.
Penutup
Kue beras khas Korea tidak hanya menggugah selera, tetapi juga sarat dengan makna budaya dan tradisi. Dari tteokbokki yang pedas hingga songpyeon yang manis, setiap jenis kue beras memiliki cerita dan cara penyajian yang unik. Jika Anda ingin merasakan keunikan kuliner Korea, mencicipi berbagai jenis kue beras ini adalah cara yang sempurna untuk memulai.